Kamis, 11 April 2019

Awas! Hal ini Jadi Penyebab Kamu Lebih Banyak Ngemil Keripik Hingga Lemak Menggunung


Salah satu kudapan yang digemari banyak orang adalah keripik. Baik dibuat dari kentang, singkong, atau bahan lainnya, keripik merupakan makanan yang sulit kita tolak godaannya.

Ketika mengonsumsi keripik, seseorang bakal memakannya dalam jumlah yang cukup banyak tanpa menghiraukan kandungan lemak dan garam yang tinggi dikandungnya. Sebuah penelitian mengungkap mengapa kita makan keripik ini dalam jumlah banyak dan hal itu bukan disebabkan karena rasa makanan tersebut.

Dilansir dari Men's Health, orang diketahui bakal lebih banyak mengonsumsi keripik ini ketika terdapat label 'renyah' di luarnya. Pada hasil temuan yang telah dipublikasikan pada jurnal Appetite tersebut, peneliti menemukan bahwa partisipan bakal mengonsumsi lebih banyak keripik dan permen saat menonton film ketika makanan mereka memiliki label renyah di luarnya.

Diketahui juga orang bakal lebih banyak makan ketika mereka dapat mendengar suara ketika menguyah keripik yang renyah tersebut. Disebut oleh Nailya Ordabayeva, salah satu peneliti pada temuan ini bahwa suara renyah yang dihasilkan mampu meningkatkan kegembiraan ketika makan.

"Orang sering menghubungkan kerenyahan dari makanan ini dengan karakteristik positif pada makanan seperti kesegaran makanan. Kegembiraan lebih besar dari suara yang dihasilkan makanan ini berujung pada konsumsi makanan lebih banyak," jelasnya.

Walau begitu, Ordabayeva menyatakan bahwa temuannya ini masih belum sempurna karena menggunakan permen dan keripik yang memang digemari banyak orang. Hasil temuan mungkin bakal berbeda jika makanan yang dikunyah berbeda atau situasi ketika makan berbeda. 

0 komentar:

Posting Komentar